purnama seruling penataran
Event yang digelar tiap bulan purnama di pelataran Candi Penataran Blitar tersebut sudah kesekian kalinya berhasil disuguhkan oleh Dewan Kesenian Kabupaten Blitar. Pagelaran seni yang diberinama Purnama Seruling Penataran (PSP) dimulai sejak Purnama bulan Oktober 2010 yang dibidani oleh Ray Shaetapy (jakarta) dan tentu saja segenap pengurus DKKB periode 2010-2015 didukung seniman-seniman Blitar serta pemerintah kabupaten Blitar.
Melihat progress dari event tersebut dari purnama ke purnama nampak sekali peningkatan kualitas seni maupun animo masyarakat Blitar. Dari sisi pertunjukkan yang tetap menonjolkan cirikhas ke-seruling-annya, panitia penyelenggara telah membuktikan kemampuannya meramu sederet agenda yang tidak saja berhasil menggandeng seniman nasional tapi juga sukses mengajak seniman internasional untuk ikut menggelegarkan Purnama Seruling Penataran sebagaimana visi dan misi event tersebut seperti yang disampaikan Wima Brahmantya selaku ketua DKKB bahwa Purnama Seruling Penataran merupakan titik kebangkitan Nusantara dengan mempersembahkan kearifan seni budaya sebagai wujud syukur sekaligus harapan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Dari sisi animo masyarakat, sudah nampak jelas bahwa event tersebut mulai mendapatkan tempat dihati masyarakat Blitar. Tak hayal lagi banyak masyarakat yang hadir dan terus bertambah banyak dari purnama ke purnama. Belum lagi para undangan dari komunitas seniman luar daerah (nasional) ditambah pihak pemerintah yang kelihatannya sangat mendukung dengan selalu hadir mengiringi prosesi Purnama Seruling Penataran sampai usai.

Secara umum kinerja DKKB sudah tidak dapat diragukan lagi dalam mengemban amanah, namun demikian bila melihat gelagat event PSP yang terus kian besar, mungkin yang harus mulai diperhatikan adalah keamanan dan pelestarian candi penataran itu sendiri dan lokasi sekitarnya. Mengingat event PSP digelar dalam area candi tentunya akan membawa konsekuensi tersendiri bila masyarakat terus berduyun-duyun membanjiri lokasi candi guna menyaksikan PSP yang kian menggelegar di bumi bung Karno itu.

Tentunya semua tidak mengharap gelegar PSP yang semakin menggema ternyata sedikit banyak merusak Candi Penataran. Bila hanya mengandalkan kesadaran masyarakat (pengunjung) untuk ikut menjaga keamanan Candi kiranya belum cukup, maksudnya pihak DKKB dalam mempersembahkan PSP harus mulai mencari solusi secara teknis agar kemungkinan-kemungkinan  yang dapat merusak candi tidak sampai terjadi.

Pagelaran PSP pada Sabtu, 19 Maret 2011, nampak jelas peningkatan yang luar biasa, mulai dari lighthing, pengisi acara, serta bintang tamunya, kurang lebihnya seperti berikut:

– Sendratari EMPRAK
– Misteri “Nini Diwot”
– Seruling Kontemporer oleh Bagus Putu Parto
– Ritual Budaya: “Umbul Donga Gulo Klapa” oleh Suprapto Suryodarmo, Padepokan Lemah Putih Solo
dan Wisnu HP, Kelompok Seni Sabuk Janur Ponorogo
– Musik Etnik Seruling “YAWRY” dari Ekuador – Amerika Selatan
– Musik Etnik Syaharani and The Queenfireworks (ESQI:EF)

Dan bagi anda para blitarian dan siapa saja yang berkenan hadir untuk melihat secara dekat bagaimana Purnama Seruling Penataran digelar, berikut jadwalnya :

PSP TAHUN 2011

1. 19 Januari 2011
2. 18 Februari 2011
3. 19 Maret 2011
4. 18 April 2011
5. 17 Mei 2011
6. 15 Juni 2011
7. 15 Juli 2011
8. 13 Agustus 2011
9. 12 September 2011
10.12 Oktober 2011
11.10 November 2011
12.10 Desember 2011

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*