Nasi Ampok Blitar

warung ampokNasi jagung atau lebih familiar disebut nasi AMPOK di Blitar warung-warung penyedia nasi ampok tersebut makin susut. Tidak dipungkiri memang nasi ampok tidak semua orang doyan, namun tidak sedikit yang terus mengkonsumsinya. Apalagi dengan alasan kesehatan, nasi ampok menjadi alternatif yang bagus mengurangi kadar gula dalam tubuh. Dimana kita masih bisa memperoleh nasi ampok?

 

Pak Darminto beserta bu Darminto sudah sejak tahun 1999 membuka warung nasi Ampok di Jl. A. Yani tepatnya depan Kantor Dinas Pertanahan Blitar. Bersebelahan dengan Nasi Pecel Pincuk milik Jeng Krisna, Warung nasi Ampok milik Pak Darminto diberi nama Sumber Urip, buka mulai pukul 18.00 WIB sampai habis nasi ampoknya sekitar pukul 20.00 WIB. Jadi harus segera antri bila tidak mau kehabisan nasi Ampok. Sementara itu seperti yang dituturkan Bu Darminto, untuk semalam atau sekali buka, biasanya habis tiga termos besar nasi ampok, kalau dihitung bahan mentahnya kurang lebih 12 Kg Jagung.

nasi ampokUntuk harga per-porsi nasi ampok Rp. 4000,- sudah lengkap dengan lauk dan kulupan (urap-urap) serta sayur ala desa seperti sayur pepaya, tewel (nangka muda) dan lainnya. Lauknya bisa memilih antara telur, pindang, atau hanya tahu dan tempe goreng. Bu Darminto juga menyediakan gerih (ikan asin).

Begitu pula di Kota Kesamben, 30 Km arah ke timur dari Kota Blitar, disana juga ada Bu Misri yang jualan nasi ampok, tepatnya di depan Kantor telkom Kesamben. Buka hanya petang hari karena seperti warung nasi ampok milik Pak Darminto, dagangan cepat habis.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*