Menjelang perayaan atau upacara adat Grebeg Pancasila sebagai perwujudan rasa syukur dan bangga atas lahirnya Pancasila, pemerintah kota Blitar bersama warga memperingati hari lahirnya pancasila itu dengan seabrek kegiatan. Bulan Juni di Blitar boleh jadi menjadi hari-hari penuh kegiatan guna menghormati dan menghargai jasa pahlawan besar presiden pertama republik Indonesia, Ir. Soekarno. Mulai dari upacara Grebeg Pancasila sampai acara Haul Bung Karno. Bagaimana persiapan kota Blitar menjelang pagelaran upacara adat grebeg Pancasila?

Untuk tahun ini, sehari sebelum dilaksanakan upacara Grebeg Pancasila pada tanggal 1 Juni 2009 ada beberapa kegiatan ekstra yang telah digeber. Tepatnya pada hari minggu, 31 Mei 2009, sekitar pukul 09.00 WIB komunitas motor Vespa yang tergabung dalam SCROOB Blitar mengadakan rally sepeda motor vespa dengan start di Kebon Rojo Jl. Diponegoro Blitar menuju Makam Bung Karno.  Setelah selesai ‘nyekar’ atau ziarah ke Makam Bung Karno mereka kemabli ke Kebon Rojo guna menyelenggarakan pentas seni ditempat tersebut.


Malam harinya, sekitar pukul 19.00 WIB, diselenggarakan acara kirab pusaka. Acara ini berpusat di Dalem Gebang atau sering disebut Istana Gebang yang mana benda-benda pusaka sehubungan dengan sejarah disimpan disana. Pemkot Blitar sebagai penyelenggara mengerahkan seluruh dinas dan sejawat serta siswa-siswi sekolah di Kota Blitar untuk ikut ambil bagian dalam barisan kirab Pusaka, mengiringi panji-panji serta miniatur lambang negara yakni Burung Garuda menuju Kantor Wali Kota di Jl. Merdeka selatan alon-alon Blitar.

Hampir seluruh peserta kirab membawa obor tradisional. Dan masing-masing dinas atau crew yang mewakilinya menampilkan beragam kreasi seni berupa miniatur potensi dinas atau daerah masing-masing. Ada ikan Koi, Blimbing, ular naga, serta berbagai model lampion warna-warni yang kesemuanya tertempel gambar-gambar yang mewakili masing-masing sila Pancasila.

Malam itu sebagian besar warga kota Blitar menyaksikan bak karnaval agustusan, mereka berdiri dipinggir-pinggir jalan sepanjang jalan mulai dari Istana Gebang sampai Kantor Wali Kota Blitar dimana kirab Pancasila akan finish.

Sementara itu, di ruang lobi atau serambi Kantor Wali Kota sudah menunggu bapak-bapak dan ibu-ibu serta pejabat pemerintahan dengan berpakaian adat jawa melantunkan tembang-tembang macapat sebagai simbol atau doa pengharapan kepada yang Maha Kuasa,agar apa yang menjadi cita-cita para leluhur terhadap bangsa Indonesia ini terkabul.

Pada waktu yang sama, ketika kirab pancasila sudah memasuki halaman kantor wali kota Blitar, bertempat di Kebon Rojo, para seniman Blitar mengadakan pagelaran seni Malam Tirakatan dengan konser musik, theater, pembacaan puisi dan sebagainya selama 12 jam dibawah Tugu Seabad Bung Karno, mengambil tema SAMADI SATU JUNI. Sekitar pukul 22.00 WIB Bapak Djarot Syaiful Hidayat berkenan hadir dan menyumbangkan sebuah lagu.

Itulah beberapa rangkaian acara guna melengkapi puncak acara yakni upacara Grebeg pancasila yang akan digelar pada tanggal 1 Juni di alon-alon kota Blitar yang kemudian dikirab lagi menuju Makam Bung Karno.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*