Mancing GRATIS di Blitar

serut

jegu

tangkis

Blitar, hampir di tiap wilayah desa atau minimal kecamatan memiliki Daerah Aliran Sungai. Sampai sekarang fungsi dari sungai-sungai yang ada masih seputar untuk pengairan lahan sawah. Ekstrimsnya kadang untuk tempat pembuangan sampah. Beberapa aliran air sungai daerah kecamatan Nglegok memang sudah dimanfaatkan untuk bidang perikanan mulai ikan Hias, Nila sampai Koi selain fungsi utama yakni mengairi sawah. Sementara di daerah Kecamatan Gandusari sudah mulai dirintis wisata Arung Jeram sebagai upaya pemanfaatan alternatif fungsi aliran air sungai. Padahal Blitar masih banyak memiliki aliran-aliran sungai baik sungai alam maupun buatan (irigasi) kemudian rawa-rawa sampai genangan air bendungan PLTA.

Seperti yang kita ketahui bersama, Blitar memiliki 2 PLTA yakni Bendungan Jegu dan Bendungan Serut, keduanya memiliki potensi pemanfaatan air sungai sebelum dan sesudah melewati generator untuk menghasilkan listrik. Misalnya saja pada Bendungan Serut yang memanfaatkan arus sungai Brantas yang kemudian di pecah sedemikian rupa sehingga kini terbangun sungai buatan (irigasi) untuk mengaliri persawahan disepanjang lodoyo-kademangan. Dengan sedikit polesan genangan air dengan volume yang lumayan besar itu bisa saja di manfaatkan sebagai kawasan wisata pemancingan ikan. Tentu saja arahnya adalah wisata pemancingan GRATIS. Mungkinkah ?

Baiklah kita asumsikan bila air pada kali anyar (irigasi), rawa-rawa, genangan air bendungan, akan mengalami pengurangan volume setiap tahun sekali karena musim kemarau, maka berarti kita masih memiliki masa tanam benih ikan sampai panen, minimal layak konsumsi. Masa tersebut kita manfaatkan untuk menjadikan kawasan air-air itu menjadi kawasan wisata pemancingan gratis.  Siapa yang pantas dan berwenang mengeksekusi agenda tersebut? Tentu saja pemerintah melalui dinas terkait dan atau pemerintah bermitra dengan pihak swasta untuk mengelolanya. Kemungkinan lainnya adalah masyarakat setempat sendiri dengan sistem gotong royong mengadakan benih ikan yang disepakati bersama untuk kemudian ditebar pada lokasi tertentu yang sudah dipersiapkan sedemikian rupa  jika sudah pada masanya, dipanen bersama-sama, tapi dengan syarat hanya dengan kail pancing lah warga boleh menangkap ikan.

Tuhan Maha Pemurah, dan Blitar merupakan daerah yang penuh dengan anugerah bila mau sedikit saja berusaha mengoptimalkannya sebagai wujud rasa syukur, niscaya akan terus bertambah. Pemerintah sebagai pihak pemegang kekuasaan penuh akan wilayah Blitar tidak akan berkurang wibawanya bila mau memikirkan itu. Pemerintah punya Dinas Pariwisata sebagai koordinator segala hal yang berhubungan dengan kewisataan di Blitar. Mancing Gratis merupakan event yang arahnya akan menjadikan kebiasaan atau budaya bahwa di Blitar terdapat moment yang patut dikunjungi untuk berwisata dengan memancing ikan dilokasi-lokasi yang telah ditentukan. Pemerintah juga punya Dinas Peternakan/Perikanan sebagai pendukung agenda mancing Gratis itu dengan mengupayakan kontinyuitas bibit ikan yang akan ditebar dilokasi-lokasi pemancingan.

Darimana pemerintah mendapat masukan atau pendapatan dari agenda tersebut, tentu saja salah satunya dari retribusi atau tiket masuk ke kawasan Pemancingan Gratis tersebut. Kemudian tidak menutup kemungkinan akan terus berkembang pada kegiatan-kegiatan lain yang akan menarik pengunjung ke lokasi. Dari situ dapat diasumsikan bahwa pemerintah akan membutuhkan banyak tenaga kerja sebagai pengelola, penjaga, dan sebagainya. Masyarakatpun juga akan kreatif memanfaatkan sekitar lokasi untuk meningkatkan kegiatan ekonominya.

Tapi yang harus dicermati dan perlu sedikit hati-hati bagi pemerintah adalah kegiatan tersebut diusahakan agar benar-benar untuk kemaslahatan rakyat Blitar, jadi ditepiskan dulu dari segala hal yang berbau profit oriented yang hanya akan menimbulkan saling jegal antar pihak. Ya sekali-kali pemerintah menunjukkan kebijakannya yang murni untuk kepentingan masyarakat, bukan hanya untuk golongan atau politik saja. Sekaligus sebagai upaya untuk mengoptimalkan segala potensi yang ada di Blitar.

You may also like...

2 Responses

  1. sofyan says:

    mantep….ayok mancing bareng2 fren

  2. agus says:

    kapan ya bs terealisasi seperti itu… sangat seneng bngt.. apalagi kl pulang kampung ke blitar ada hiburan mancing.. sama seperti djkt bnyk spot2 mancing yg sengaja dibuat oleh pemerintah DKI.. MAJU TERUS BLITAR

Leave a Reply to agus Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*