SOEGENG RAWOEH WONTEN ING BLITAR KUTHO TJILIK KANG KAWENTAR

Properti Blitarian

Barang dan Jasa
unicef.jpg

Tamune

Ada 13 tamu online

Anggotane

Belum ada yang Online

Total


Syndicate

Depan
Martumi PDF Print E-mail
Ditulis oleh Blitarian   
Friday, 20 June 2008

ImageBlitar, begitu orang mendengar nama kota Blitar, mungkin bisa dipastikan akan tergiring ke profil Bung Karno atau Gunung Kelud dengan kedahsyatan letusannya, atau bahkan akan teringat peristiwa Blitar Selatan dengan penghancuran sisa-sisa pengikut PKI. Selain itu mungkin akan mengarah pada pecel, makanan khas warga Blitar, meski sekarang sudah banyak makanan alternatif lainnya yang dikonsumsi, namun keberadaan pabrik sambal pecel di Jl. Cemara lingkungan Karangsari Blitar, menambah dominasi pecel sebagai produk unggulan warga Blitar, terlebih pabrik tersebut kabarnya juga telah go internasional.

 

Ngomong-ngomong soal makanan atau kuliner, bagi masyarakat Blitar ada beberapa tempat buat marung ( makan di warung ) yang sampai saat masih diminati, bahkan bisa dikatakan melegenda seantero Blitar dan sekitarnya. tempat itu diantaranya adalah Warung Bu Martumi, spesialis sayur tewel nan pedes. Beralamat di Desa Dayu Kec. Nglegok, tepatnya utara pasar dayu kurang lebih 150 meter dari pasar. Di depan rumah atau warung Bu Martumi terdapat nameboard yang cukup jelas bertuliskan 'Warung Bu Martumi, sedia Nasi Sayur Tewel, Rebung, Ayam, Dll', memudahkan bagi pe-marung pemula untuk mencari lokasinya.

 

ImageRumah dengan teras berlantai keramik dominasi warna hijau muda, di tata sedemikian rupa, ada meja kursi serta karpet yang kesemuanya untuk tempat pengunjung warung tersebut.Pada umumnya pengunjung akan langsung menuju dapur untuk memilih serta memesan menu makanan yang tersedia. Jangan heran bila di dapur sebagaimana dapur pada umumnya yang penuh bahan-bahan mentah maupun masakan yang sudah siap saji, namun di dapur Bu Martumi hampir semua ukurannya adalah jumbo. Termasuk wajan atau tungku untuk memasak juga buesar-besar hehehhehe...

Warung Martumi, demikian morang-orang menyebut tempat itu, terkenal karena sayur tewel ( nangka muda ) yang dimasak sangat pedas. Bukan hanya itu saja, disana juga tersedia masakan lainnya seperti iwak kutuk, iwak lele, iwak jendil serta iwak-iwak lainnya ( tapi dudu iwak-iwakan lho ). Dari sekian menu yang ada terutama urusan lauk, disana yang terpopuler adalah iwak ingkung ( 1 ayam utuh ) siap saji. Ditambah dengan oseng-oseng mercon ( lombok ) maka warung itu menjadi syurga bagi mereka yang doyan pedas. Bila masih ragu, begitu anda sampai Blitar, silahkan tanya apakah kenal dengan Warung Martumi, jawabnya nanti 95% adalah "iya". Harganya pun relatif murah, dengan menu 1 ingkung ayam berkisaran 25-30 ribu tergantung jumlah penambahan menu lainnya yang anda ambil. Sangat cocok bagi anda yang suka makan ramai-ramai bersama keluarga atau kerabat kerja serta teman karib. Tidak dianjurkan bagi anda yang anti pedas, kecuali memang kesana hanya untuk melihat-lihat atau meminta air putih ( peace! ).

  

 
< Prev   Next >

Login

Polling

Apa yang paling anda inginkan ?
 

Pesan Singkat

Latest Message: 6 months ago
Please Login to shout..
© 2008 blitarian