|
Ditulis oleh Blitarian
|
|
Wednesday, 19 March 2008 |
|
Perkembangan internet di Blitar yang pada awal tahun 2007 memperlihatkan geliatnya dengan menjamurnya pendirian warnet di berbagai tempat area kota Blitar, pada awal tahun 2008 ini mereka mulai menjalani fase seleksi alam, yang mana hanya beberapa warnet yang "kuat" mampu bertahan dikancah kompetisi alam tersebut. Tak ayal lagi beberapa warnet mulai rontok dan lainnya mencoba bertahan meski kembang kempis.
Blitar yang notabene merupakan kota kecil, tentu populasi pengguna internet juga tidak sebanyak kota lainnya, belum lagi teknologi tersebut masih terbilang 'wah' bagi masyarakat pedesaan. Umumnya pengguna internet masih sebatas para pelajar dan mahasiswa.
Kehadiran provider penyedia jasa koneksi internet (ISP) di blitar tahun kemarin, ikut mendongkrak perkembangan internet di Blitar, misalnya Blitarnet, Global Mitra Selaras, Ampindo serta beberapa provider dari luar Blitar.
Beberapa hari yang lalu, di Blitar terjadi hujan lebat disertai petir. Dan itu mengakibatkan beberapa ISP yang ada tersambar petir. Kerugian material tidak terhindarkan lagi. Secara langsung juga mempengaruhi koneksi internet ke masing-masing kliennya. Taruhlah tower milik Global Mitra Selaras di jalan Pamenang 115 dan Ampindo di jalan A. Yani yang naas tersambar petir, meski telah diberi penangkal petir (standart) namun tetap saja belum mampu menepis sentuhan si petir.
Seiring perkembangan telkom dengan speedy-nya menjadikan kompetisi bisnis internet makin ramai. Dari masing-masing produk penyedia jasa internet antara speedy dan ISP lokal tentu ada plus minusnya. Untuk speedy masih terbatas pada area kota saja, namun melihat perkembangannya saat ini juga membangun jaringan-jaringan di luar kota, srengat, wlingi. Sementara ISP lokal dengan perangkatnya sudah mampu mencapai pelosok desa, sehingga menjadi alternatif bagi wong ndeso untuk memanfaatkannya. yang seru mungkin dibidang kecepatan akses internetnya atau bandwith. Sehingga perang bandwith tak terhindarkan lagi hehehhe...
Bagi anda yang berminat untuk mendirikan usaha warnet di Blitar tidak ada salahnya untuk berhitung ulang perihal biaya koneksi, pangsa pasar serta stabilitas jaringan. Bila di Kota Blitar keberadaan warnet sudah berjibun alias banyak. Mungkin tekanan pada fasilitas user yang perlu diperhatikan.
Sebelum menjalankan bisnis warnet dianjurkan untuk mencari informasi pada ISP-ISP di atas atau langsung ke telkom, dan bila memungkinkan silahkan tanya-tanya ke pengusaha warnet yang telah ada agar anda tahu yang harus dikerjakan.
Majulah Blitarku!
|
|