|
Mengenang Mbah MUJAIR Blitar |
|
|
|
|
Ditulis oleh Blitarian
|
|
Thursday, 25 March 2010 |
 Pernahkah anda makan lauk ikan Mujair? Ikan Mujair yang pada awalnya hidup di air laut namun sejak tahun 1936 ikan itu dapat hidup di air tawar berkat kegigihan orang yang bernama Mujair dari Blitar. Ikan Mujair nama ilmiahnya adalah Oreochromis mossambicus, dan dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Mozambique tilapia, kadang-kadang orang menyebutnya "Java tilapia".
Hari ini tepat tanggal 25 Maret 2010, sekelompok anak muda Blitar yang dikoordinir Mas Doni 'blek' Widodo dan Mas Awan Lukitha menggelar acara Peringatan hari ditemukannya ikan Mujair pada tanggal 25 Maret 1936. Acara digelar di makam Mbah Mujair Desa Papungan Kecamatan Kanigoro Blitar. Tujuannya untuk menghormati sekaligus mengajak masyarakat luas menghargai jasa Mbah Mujair yang mana berkat upaya beliau Ikan Mujair dapat mudah dikembangbiakkan di seluruh Indonesia sebagai konsumsi. Dengan acara ceremonial yang cukup sederhana, yang pada inti acara itu adalah menghaturkan doa'- do'a untuk arwah Mbah Mujair yang telah meninggal pada 7 September 1967. Acara yang digelar di komplek makam Desa Papungan itu merupakan pertama kali dilakukan atas prakarsa Mas Doni Dkk.
Selain para undangan hadir pula dalam acara peringatan tersebut adalah Bapak Kepala Desa papungan, perwakil dari Kecamatan Kanigoro, perwakilan dari Dinas terkait dan juga hadir pula Mbah Moenir putra ke 5 Mbah Mujair serta Ibu Sri Supadmi cucu Mbah Mujair. Diakhir acara, undangan dipersilahkan menabur bunga di pusara Mbah Mujair dan istrinya, dan yang pertama diberi kesempatan amenaburkan bunga adalah adalah Mbah Moenir dan Mbah Sri Supadmi selaku sanak keluarga Mbah Mujair. Berikutnya seluruh undangan dipersilahkan menikmati hidangan sederhana dengan lauk Ikan Mujair sebagai tanda pengingat betapa Mbah Mujair memiliki andil besar dalam mempermudah memelihara atau beternak Ikan Mujair untuk kemudian dikonsumsi sampai sekarang.
Sampai saat ini belum banyak yang tahu, bahwa Ikan Mujair yang sering kali dikonsumsi masyarakat Blitar khususnya dan Indonesia pada umumnya pada awalnya merupakan buah karya pemijahan yang dilakukan mbah Mujair sehingga ikan Java Tilapia itu dapat dikembangbiakkan dalam air tawar. Merujuk piagam penghargaan yang diterima Mbah Mujair tidak hanya dari pemerintah era Bung Karno namun juga dari negara-negara asia, kiranya patutlah untuk dibanggakan sekaligus dapat dijadikan motivator bagi generasi sekarang. Mbah Mujair layak mendapat tempat sebagaimana orang-orang yang telah berjasa terhadap bangsa ini khususnya dalam bidang ekonomi yang tidak kalah penting dari bidang-bidang lainnya.
|
|