|
Ditulis oleh Blitarian
|
|
Monday, 04 January 2010 |
 Laskar Singolodro memantabkan kantong perbekalannya dengan meraih point penuh di kandang sendiri. Setelah dengan sukses pada Senin 4 Januari 2010 sore hari, mereka berhasil menundukkan kepala Laskar Lahilote julukan Persigo Gorontalo di Stadion Soeprijadi Kota Blitar. Skor itu begitu sempurna bila dicermati dari pergantian tahun yakni pada akhir tahun 2009 atau tepatnya 30 Desember 2009 Laskar Singolodro mematahkan perjuangan Laskar Minakjinggo Probolinggo dengan skor 2-0 dan di awal tahun 2010 ini yaitu 4 januari 2010 kembali Laskar Singolodro mengaum menang melawan Persigo Gorontalo.
Kemenangan tersebut tentu saja dapat dijadikan bekal karena sebentar lagi Laskar Singolodro harus meluruk ke Jawa tengah bertempur melawan Persiku Kudus dan PSIR Rembang. Dari catatan yang ada selama ini khususnya dalam laga Devisi Utama, Laskar Singolodro belum pernah menang ketika main tandang ( away). Sehingga 2 kali kemenangan diatas diharapkan mampu mendorong semangat juang Laskar Singolodro di Jawa Tengah nanti.
Meski PSBI belum mendapat pelatih baru setelah Kang Putut Wijanarko dinonaktifkan, namun komando asisten pelatih sampai saat ini masih mampu membawa Laskar Singolodro meraih point. Selain karena juga dukungan Blitar mania dan Blitar Extrims serta para Blitarian yang terus menyemangati disetiap pertandingan, semua harus tetap saling menjaga dan meningkatkan kontribusi masing-masing demi kejayaan PSBI.
Jalannya pertandingan PSBI menghadapi Persigo sore tadi terlihat agak lembek. Nampak sekali penurunan fisik serta kecermatan pemain-pemain Singolodro dalam memainkan bola. Sering salah oper atau sama-sama bengong antar pemain serta salah paham sehingga akibatnya tidak jarang kehilangan bola.
2 gol yang dilesakkan di gawang Persigo semuanya dari hasil kepiawaian striker mungil andalan PSBI yakni si Ucok Arifin. Gol pertama dari kaki Ucok dan gol kedua dari sundulan kepalanya. Kedua gol terjadi di babak kedua. Sebetulnya Persigo juga sering mendapat peluang akibat dari kelengahan pemain-pemain belakang PSBI, namun kesigapan goal keeper Arif Musyafak mampu menghalau ancaman Persigo. Akhirnya 2 gol Ucok Arifin tak mampu dibalas Laskar Lahilote hingga peluit panjang tanda pertandingan berakhir.
Bravo PSBI..!!!
|