|
PSBI Blitar melaju ke 8 besar |
|
|
|
|
Ditulis oleh Blitarian
|
|
Monday, 28 September 2009 |
 Boleh dibilang awal perjalanan kesebelasan PSBI Blitar menuju singgasana juara di piala Gubernur Jatim cukup menggembirakan. Setelah berhasil menahan imbang 1:1 atas tuan rumah Persik Kediri yang merupakan juara bertahan musim lalu, kemudian PSBI Blitar atau laskar Singolodro bertandang ke Bojonegoro pada tanggal 27 September 2009. Pertandingan yang cukup keras disuguhkan team tuan rumah yang berjuluk laskar Anglingdarmo membuahkan 3 kartu merah. Namun demikian, PSBI berhasil melewatinya dengan skor 3:2 untuk laskar Singolodro.
Nilai 1 yang didapat dari hasil imbang melawan persik Kediri, ditambah nilai 3 atas kesebelasan Bojonegoro, telah menghantar PSBI Blitar menuju ke babak berikutnya. Perjuangan masih panjang, didepan sana sudah menunggu team-team yang tidak kalah tangguh. Setidaknya, PSBI Blitar telah membuktikan bahwa laskar Singolodro tidak bisa dianggap enteng. Besutan Kang Putut Wijanarko telah menunjukkan grafik yang cukup bagus. Disisi lain, saat supporter PSBI dalam perjalan pulang dari Bojonegoro, ada salah satu anggota supporter Singolodro yang mengalami kecelakaan sehingga meninggal, yakni Mas Eko Cahyono (22) warga Jl. A. Yani Blitar. Saat itu juga Manager PSBI Bp Hery nugroho dan pengurus PSBI lainnya menunggu hasil Otopsi Di rumahsakit Mardi waluyo Blitar, kemudian ikut mengantarkan jenazah sampai rumah duka di Gebang kidul Blitar. Nampak juga beberapa pemain PSBI ikut hadir di rumah duka.  Informasi tentang adanya musibah yang menimpa salah satu anggota Yayasan Supporter PSBI Blitar cepat tersebar, selang beberapa jam, anggota-anggota supporter PSBI dari berbagai korwil berdatangan ke rumah duka dan pada hari Senin 28 September 2009 Pukul 9.00 wib, jenazah dimakamkan ke pemakaman Karanglo Kota Blitar.
|