|
Melihat Serat Daun Nanas Blitar |
|
|
|
|
Ditulis oleh Blitarian
|
|
Thursday, 10 September 2009 |
|
Melanjutkan dari apa yang kami haturkan perihal potensi Blitar khususnya tentang Serat Daun Nanas, ternyata ada pihak asing yang tertarik untuk melihat bentuk, kualitas dan kondisi real serat nanas tersebut secara lansung.
Setelah melakukan konfirmasi dengan Mas Arip [blitarian crew ]selaku penunjuk jalan ke tempat para pengrajin Serat Daun Nanas, orang Jepang yang ternyata seorang direktur sebuah perusahaan besar di pasuruan, datang bersama karyawannya. Namun sebelumnya direktur itu juga telah mengajak rekanan dari Malang. Jadi ada dua rombongan yang diantar Mas Arip ke Desa Panggungrejo Blitar Selatan dimana banyak pengrajin serat daun nanas.
Setelah sampai di Desa Panggungrejo, rombongan mampir ke rumah Pak Wardi, salah satu pengrajin serat nanas. Pak Wardi telah menyiapkan mesin sederhana yang dipakai sehari-hari untuk membuat serat nanas berikut beberapa helai daun nanas. Pak Wardi juga memperagakan bagaimana membuat serat daun nanas dengan mesin sederhananya itu. Orang Jepang tadi, ternyata tertarik untuk praktek membuat serat nanas seperti yang telah dilakukan Pak Wardi. Dibantu oleh temen-temen dari Malang, dari menghidupkan mesin sampai membuat serat nanasnya, dia kelihatannya cukup terkesan. Selanjutnya dilakukan beberapa pendataan akan kemungkinannya dibuatkan mesin yang lebih canggih. Atau bahkan akan didirikan pabrik serat daun nanas.
Sebagaimana tujuan blitarian untuk membantu mengangkat potensi-potensi blitar di internet, maka kejadian tersebut merupakan efek positif meskipun crew blitarian sendiri sangat terbatas kemampuan untuk menghandle lebih jauh, setidaknya ikut membantu masyarakat dalam memasarkan potensi yang ada ke dunia yang lebih luas.
|