|
Ditulis oleh Blitarian
|
|
Sunday, 31 May 2009 |
 Apa sih yang bisa dilakukan buat menghabiskan malem minggu atau malam-malam yang indah di Kota Blitar? Memang tidak banyak pilihan hiburan di blitar, tidak seperti kota-kota lainnya. Namun suasana tenang jauh dari deru debam suara mesin pabrik dan hal-hal yang berbau polusi suara di blitarlah tempatnya. Tidak heran bila banyak yang merindukan suasana Blitar bagi blitarian yang saat ini sedang berdomisili di luar blitar.
Seperti yang terlihat dalam foto, hanyalah salah satu dari sekian tempat mangkal para blitarian. Tidak terdengar jedak-jeduk alunan house musik, tidak ada gadis pramusaji atau bartender, hanya terdengar gelak tawa pengunjung disela-sela banyolan-banyolan ndeso (joke) dibawah temaram lampu brong/brom, lampu dengan bahan bakar minyak tanah, setidaknya sudah lebih keren dari pada lampu ublik.
Dimana sih tempat itu? Berada di gang sempit diantara bangunan penjara timur alon-alon kota Blitar dengan gedung Bank Mandiri yang mepet dengan gedung bioskop DWIPAJANA jaman doeloe. Tentu saja bukan tempat yang lux layaknya cafe-cafe metropolitan, tapi hanyalah sebuah warung tanpa dinding dengan sajian gorengan mulai pisang goreng, weci (othe-othe), telo goreng, tahu goreng dan sebagainya, sedang minuman andalannya adalah kolak roti. Seluruh sajian dikemas dalam selembar senyum dilapisi celoteh guyonan ala blitarian menambah kelezatan gorengan dan segernya kolak roti tawar. Membuat semua betah 'manggrok' disitu!
|