|
Blitar Kutho cilik kang Kawentar, sepenggal lirik lagu campursari itu cukup bisa menggambarkan betapa banyak tempat atau ikon bahkan tokoh Nasional yang muncul dari Blitar. Makam Proklamator Bung Karno ada di Blitar, tempat abu jasad dari Raden Wijaya juga disemayamkan di Candi Simping Blitar, Pahlawan Peta Supriyadi juga dari Blitar, usaha kenteng teter asli Blitar, sambel Pecel Blitar bahkan sudah merambah tanah Eropa.Tidak salah apabila Blitar dijadikan Barometer Indonesia. Dari semua itu ada satu yang mulai dilupakan.Padahal satu hal ini adalah aktualisasi dari sebuah ketekunan, kegigihan dan daya inovasi yang tinggi, yang pada zaman sekarang jarang ditemukan satu hal itu adalah sosok seorang Moedjair.Lelaki sederhana Penemu Ikan Moedjair. Dimana dengan kegigihan seorang Moedjair, munculah salah satu ikan dengan kadar protein tinggi yang mudah perawatan, cepat berkembang biak dan dapat dimakan seluruh anggota tubuh termasuk durinya.Dengan habitat air tawar yang sangat berbeda dari aslinya yaitu air laut.
Sekelompok pemuda yang peduli sejarah khususnya yang berhubungan dengan tlatah blitar, saat ini berkumpul dan dengan swadaya terus melakukan pencarian atau menelusuri jejak Mbah Moedjair dari desa Kuningan Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar. Diantara kelompok pemuda-pemuda adalah : Doni Widodo Satrio Wibowo Sonny Yuliono Sumirat Cahyo Baskoro Awan Lukito Atas nasehat Mbah Djati Koesoemo (tokoh masyarakat) dan Bapak Mardiono Gudel (pemerhati sejarah dari Blitar), mereka terus berusaha untuk menelusuri perjalanan hidup Mbah Moedjair yang telah berjasa tidak hanya bagi Indonesia bahkan seluruh Dunia. Tujuan dari mereka tidak lain adalah untuk mengungkap kebesaran Mbah Moedjair agar diketahui khalayak umum untuk bersama-sama menghargainya. Minimal dengan membukukan sejarah asal mula ikan Mujair, yang ternyata sang penemunya adalah rakyat biasa dari Blitar, generasi penerus bangsa ini akan menemukan jalan masing-masing untuk menghargai jasanya sukur berkenan membalas budi beliau. Saat ini kelompok pemuda-pemuda itu terus mengumpulkan data, dan sampai sekarang memang belum maksimal, artinya masih terus dikembangkan. Hasilnya bisa dilihat pada menu PROFIL TOKOH BLITAR . Bila ada yang tertarik untuk sekedar konfirmasi langsung ke temen-temen penelusur jejak Mbah Moedjair bisa kontak ke: 081615630777 ( Mas Doni )
|