Sebagaimana yang dituturkan Pak Rahmanu, bahwa semua yang beliau rintis itu murni inisiatifnya, tanpa tendensi apapun, selain ikut serta melestarikan serta mengembangkan seni lukis di Blitar, keberadaan PSM diharapkan mampu sebagai embrio akan terciptanya wadah seniman serta calon seniman di Blitar.
Untuk bisa bergabung dengan PSM yang dimulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB pada hari Minggu, pak Rahmanu menyampaikan bahwa siapapun boleh ikut, dari anak usia sekolah sampai orang dewasa dipersilahkan untuk bergabung, maka menurut Pak Rahmanu syarat utama adalah
Bersemangat Tinggi dan Senang Menggambar. Kemudian mengisi formulir yang telah disediakan tanpa biaya sepeserpun alias gratis untuk pendataan keanggotaan PSM.

Pendaftaran dibuka setiap hari Minggu saat melukis bersama dibuka. Berikutnya untuk peralatan melukis harus membawa sendiri-sendiri mengingat beragamnya sarana lukis mulai dari crayon sampai cat minyak Pak Rahmnau belum bisa menyediakannya secara gratis. Namun sebagai seniman khususnya seni lukis, Pak Rahmanu akan dengan senang hati berbagi ilmu tentang seni lukis disana. Artinya siapa saja yang berniat belajar melukis meskipun datang kesana belum bisa melukis sama sekali, pak Rahmanu bersedia membimbing dengan gratis. Karena memang keberadaan PSM di selatan perempatan Jl. Lawu tersebut untuk membangun komunitas pecinta seni.
Perlu diketahui bahwa PSM diadakan bukan dirancang untuk untuk persiapan suatu lomba. Maksudnya, bahwa keberadaan PSM untuk wadah belajar bersama, mengembangkan potensi, serta menciptakan kegiatan yang positif bagi generasi muda dan masyarakat luas pada umumnya. Ada pun bila ternyata ada sebuah atau beberapa lukisan hasil dari mereka belajar berkualitas bagus kemudian ada yang berminat untuk memilikinya, tentu saja Pak Rahmanu mempersilakan untuk membicarakan dengan si pelukisnya sendiri.

Disela-sela maraknya kegiatan-kegiatan sosial yang saat ini berbau proposal, ternyata masih saja ada orang seperti pak Rahmanu yang berkegiatan seperti itu tanpa sedikit pun merengek bantuan kepada pemkot Blitar, semua dikerjakan Pak Rahmanu hanya dengan modal semangat. Semangat melukis, semangat maju bersama-sama, semangat untuk terus berkarya, dan semangat untuk membangun komunitas pecinta seni sebagai dasar tali persaudaraan sesama seniman di Blitar.
Pak Rahmanu juga mengharap nantinya seniman-seniman di Blitar mau bersatu membangun wadah tersebut agar kesenian di Blitar dapat terus berkembang sebagai aktifitas positif mengiringi kemajuan Blitar disegala bidang.
Saat ini, anggota PSM yang aktif masih sekitar 20 orang, mulai dari anak-anak TK sampai orang dewasa. Hanya dengan modal Semangat dan rasa suka melukis, siapapun diperbolehkan gabung. Hayoo... tunggu apalagi?