SOEGENG RAWOEH WONTEN ING BLITAR KUTHO TJILIK KANG KAWENTAR

Properti Blitarian

Barang dan Jasa
greenpeace.jpg

Tamune

Ada 17 tamu online

Anggotane

Belum ada yang Online

Total


Syndicate

Depan
Pesta PLADU di Sungai Brantas Blitar PDF Print E-mail
Ditulis oleh Blitarian   
Wednesday, 18 March 2009
ImageSejak tahun 1990, sungai Brantas khususnya daerah bendungan Jegu ke barat arah Tulungagung, setiap tahunnya hampir bisa dipastikan terjadi even yang menarik. Banyak warga turun ke sungai untuk menangkap ikan. Ikan-ikan sungai brantas tersebut didapat bukan dari memancing atau menjaring pakai jala ikan namun cukup ditangkap pakai tangan kosong yang disebut 'gogo' atau pun pakai cikrak, irik, besek, dan perangkat sederhana lainnya. Kok bisa ?
 
Setiap setahun sekali, sejak tahun 1990, bendungan jegu dan Serut secara bergantian, membersihkan lumpur di area bendungan yang kemudian lumpur tersebut dialirkan ke bawah. Akibatnya, banyak ikan-ikan di sungai brantas yang terlewati lumpur tersebut minggir ke tepi sungai kemudian menggelepar-gelepar, sehingga warga disekitar aliran sungai tinggal menangkap ikan-ikan itu dengan alat seadanya. Karena tidak mungkin dipancing pakai kail atau dijaring pakai jala mengingat air sungai kimplek-kimplek penuh lumpur serta enceng gondok dan sampah-sampah hanyut disungai.

Peristiwa ini tidak pernah terjadwal secara formal layaknya agenda pemerintah, namun lebih berdasar pada kondisi lumpur di bendungan-bendungan tersebut. Warga sekitar sungai menyebut peristiwa penangkapan ikan itu dengan "PLADU" yang maksudnya, air sungai penuh pladu (lumpur) sehingga banyak ikan sungai yang akan mati.

Dari tahun ke tahun, kuantitas ikan sungai makin berkurang demikian pula kualitas ikan yang makin surut karena tiap tahun terjadi PLADU. Seperti yang terjadi kemarin, tinggal beberapa jenis ikan saja yang nampak tertangkap tangan para peserta pesta PLADU, misalnya ikan bader, tawes, wader, bekel, cenggaringan, nila dan cakarmut. Berbeda dengan ketika pesta PLADU tahun 90'an, masih terdapat udang, ikan berot yang mnyerupai ular, jendil, palung, bahkan bulus atau kura-kura. Demikian pula kualitas ikan bader dan bekel, dulu ikan bader ada yang sebesar bantal, dan ikan bekel ada yang sebesar paha kaki orang dewasa, sekarang ikan bader tidak lebih dari sebesar telapak tangan orang dewasa dan untuk ikan bekel tidak lebih dari besarnya lengan anak-anak.

ImageMulai tahun 2000an, peserta pesta PLADU tidak hanya warga yang berdomisili disekitar aliran sungai, namun warga kota Blitar juga banyak yang mulai nimbrung, sehingga ketika pesta pladu dimulai, sungai brantas seperti suasana kota penuh lampu kerlap-kerlip. Sesekali ada teriakan atau jeritan dari peserta pesta karena terkena pathil dari jenis ikan tempel watu, bentuknya seperti ikan lele, biasanya selalu menempel pada batu-batu kali. Sengatan bisa-nya lumayan menyakitkan, bila tidak terbiasa akan membuat tubuh jadi nggregesi (adem panas).

Seorang peserta pesta, dulu bisa dapat ikan sebanyak setengah karung beras, tapi sekarang memperoleh 1 kg saja sudah untung, kecuali menggunakan alat yang namanya ayap dan peracik yang terbuat dari senar nilon serta strum listrik pakai accu yang digendong.

Karena tidak terjadwal, maka informasi akan adanya pesta pladu biasanya dari mulut ke mulut. Tentu saja informasi awalnya dari orang-orang terdekat bendungan. Bila dahulu pesta pladu terjadi siang hari sekarang lebih sering malam hari, maka tidak heran bila peserta pesta sampai tidur di pinggir sungai guna menunggu saatnya menangkap ikan, kalau sudah begitu suasana sungai nampak riuh seperti pasar. Pingin ikut pesta pladu? Tunggu tahun depan!
Komentar
Tambah komentar baru
mila  - cari ikan tempel watu   |125.161.250.xxx |2009-08-28 06:45:59
Selamat siang

Saya mila, saya membaca laporan berita situs ini dan tertarik
dengan berita soal ikan tempel watu, sehubungan saat ini saya memang sedang
mencari ikan tempel watu tersebut dan urgent sifatnya. Saya mohon di berikan
informasi keberadaan ikan tersebut atau dimana saya bisa mencari/mendapatkannya.


Saya sudah berusaha mencarinya kemana2 namun tidak juga mendapatkannya, oleh
karena itu saya mohon saya bantu.

Demikian, sebelum dan sesudahnya saya ucapkan
terima kasih. Bila ada informasi tolong kabari saya melalui email saya atau no
tlp 081807224045 ASAP.

Mila
blitarian   |202.70.55.xxx |2009-09-09 21:53:42
Ikan Tempel Watu sudah sulit ditemukan, kalaupun ada biasanya para pencari ikan
yang menggunakan STRUM yang memperolehnya. Bila boleh tau untuk apa ikan
tersebut? dipelihara atau dikonsumsi?
robin  - ikan tempel   |125.165.42.xxx |2010-03-04 10:07:09
081376623888
wawan  - pesta rakyat pinggir sungai   |110.138.204.xxx |2010-03-09 09:49:31
menurutku pladu itu pesta rakyat, yang sangat dinanti-nantikan.... mulai dari
anak2, sampe orang dewasa semua bersatu untuk mencari ikan yang
"mabuk"... tadi aku juga cari ikan, tapi dapatnya nggak sebanyak
dulu....

salam kenal
wawan
http://ebookhost.blogspot.com
Dedy  - Ikan Tepel Watu   |202.124.205.xxx |2010-09-15 06:39:41
Setahu saya Ikan tepel watu merupakan ikan yang hidup di sungai-sungai berarus
deras yan banyak bebatuan terutama sungai-sungai besar dan menyebar hampir
setiap sungai di pulau jawa. Ikan ini bentuknya mirip ikan lele tapi ukurannya
paling besar hanya seukuran ibu jari orang dewasa dan warnanya kecoklatan agak
oranye. Ikan ini hanya dapat hidup di perairan sungai bebas yang airnya deras
dan banyak batu-batunya. Saya pernah mencoba memeliharanya di kolam ternyata
tidak ada satupun yang bertahan hidup sampai sehari. ikan ini rasanya gurih
sekali bila digoreng dan populasinya di sungai sudah langka.
solichin ekin  - ikan berot   |223.255.225.xxx |2011-01-05 05:35:16
Banyak literatur yang sayabaca mengatakan bahwa ikan berot itu didapat melalui
tangkapan2 disungai2.saya dengar dari teman ikan ini banyak manfaatnya.apa
betul?apakah ikan ini tidak bisa dibudidayakan?jika ada yg bisa beri info sy
tunggu infonya.
Beri Komentar
Nama:
Email:
 
Judul:
 
Mohon untuk memasukkan kode diatas pada kotak yang telah tersedia sebelum anda kirim.

3.20 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Prev   Next >

Login

Polling

Apa yang paling anda inginkan ?
 

Pesan Singkat

Latest Message: 6 months, 1 week ago
Please Login to shout..
© 2008 blitarian