Tamune
Ada 32 tamu online
Anggotane
Belum ada yang Online
|
|
Ditulis oleh kimung
|
|
Sunday, 05 October 2008 |
|
 panen semangka Menurut Kang Rokhani petani semangka dari Blitar yang penampilannya sangat sederhana tidak kelihatan kalau beliau adalah seorang milyader, Budidaya semangka sebenarnya amatlah mudah syarat tumbuhnya pun asal ada irigasi air yang cukup tapi untuk menghasilkan kualitas semangka yang baik diperlukan perawatan yang serius dan intensif. Kang Rokhani kebanyakan sewa lahan di areal komplek militer seperti di Yonif 511 Blitar, Yonif 521 Kediri dan masih banyak tempat yang lain karena pertimbangan keamanan karena menanam tanaman buah konsumsi seperti semangka rawan pencurian.
Karena lahannya yang begitu luas maka budidaya semangka milik Rokhani sudah menggunakan sistem mekanisasi. Seperti kegiatan membajak tanah (membalik tanah) sudah menggunakan alat berat yang tinggi bannya saja setinggi orang dewasa, demikian juga dengan penyemprotan juga sudah menggunakan traktor yang telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga hasil semprotan bisa rata mengenai daun semangka sisi atas dan bawah yang mana posisinya agak sulit karena tanaman semangka merambat di tanah. Untuk saluran irigasinya pun menggunakan selang-selang panjang yang ditanam di setiap ruas gundukan tanah yang telah dilapisi mulsa plastik supaya tanaman penggangu lain seperti rumput tidak tumbuh sehingga tiap akar pohon semangka tersebut dijamin teraliri air. Karena saking luasnya lahan maka untuk koordinasi pekerja harus menggunakan radio komunikasi HT. Kalau boleh di bilang managemen budidayanya sudah profesional. Saat panen semangka di lahan Yonif 511 Blitar yang luasnya sekitar 20 hektar membutuhkan waktu 1 bulan dengan tenaga kerja lebih dari 30 orang. Dengan hasil panen rata-rata tiap hari sekitar 3-4 truk dengan ukuran bak besar penuh dengan semangka. Untuk grade A, besarnya rata-rata 8-10Kg perbiji biasanya dipasok ke kota-kota besar di jawa seperti Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Surabaya dan sekitarnya biasanya grade ini untuk kalangan Supermarket. Sedangkan grade B dan yang lebih kecil lagi untuk memasok kebutuhan pasar-pasar di kota-kota di jawa timur bahkan juga memasok lapak-lapak pedagang semangka di pingir jalan. Sedangkan permintaan untuk pasar kalimantan belum terpenuhi karena untuk pasar pulau jawa saja sudah kewalahan apalagi ada permintaan pabrik jus buah dalam kemasan untuk diekspor ke Amerika Serikat yang sampai saat ini masih jadi angan-angan saja. Boleh jadi buah semangka yang kita makan adalah semangka dari Blitar.
|
|
|
|