|
Ditulis oleh Blitarian
|
|
Wednesday, 11 June 2008 |
|
Mungkin sudah banyak yang mendengar bahwasanya jalan aspal jalur Blitar-Tulungagung atau tepatnya jalan yang membatasi antara Desa Plososarang dan Desa Tuliskriyo di utara jembatan Kademangan, sering memakan korban jiwa ketika terjadi kecelakaan lalu lintas. Dilihat dari struktur jalan yang memang tergolong sempit, ditambah dengan adanya DAM yang cukup curam di sebelah timur jalan itu. Yang kemudian masih banyak rimbunan pohon bambu di sepanjang pinggir DAM itu, menambah keangkeran jalan tersebut.
Belum lagi sudah menjadi rahasia umum warga sekitar jalan tersebut, apabila akan terjadi kecelakaan di jalan itu, malam harinya ada sebagian warga yang mendengar suara bayi menangis. Bila bukan suara bayi, kadang warga melihat sebuah bus berhenti yang seakan-akan menurunkan penumpang. Namun setelah bus tersebut melanjutkan perjalanan, ternyata tidak ada seorang pun yang turun dari bus, padahal bus juga terlihat membuka pintunya tanda seseorang turun. Kini jalan itu dalam proses pelebaran oleh dinas terkait, di mulai dari gapura masuk ke Kota Blitar sampai tikungan selatan Kantor Desa Plososarang. Sehingga beberapa kios liar di sebelah barat bahu jalan itu tergusur habis, demi keaman pengguna jalan tersebut.
|
|
|
Ditulis oleh Blitarian
|
|
Sunday, 08 June 2008 |
|
PSBK atau Persatuan Sepakbola Blitar Kota yang berjuluk Laskar PETA mengganyang tamunya dari Salatiga, PSISa. Pertandingan sepak bola melanjutkan Liga Indonesia 2008 Divisi Dua Nasional yang di gelar stadion SUPRIJADI Kota Blitar antara PSBK dan PSISa berjalan cukup seru. Semangat juang Laskar PETA membuahkan hasil dengan melesakkan 5 gol ke gawang PSISa tanpa balas.
Laskar Peta dengan kostum warna dominasi merah begitu menikmati pertandingan, nampak kekompakan yang solid. Peluang gol banyak sekali sekali tercipta, bisa jadi bila semua berbuah gol maka jumlah gol bisa 7 sampai 10. Sementara pasukan PSISa dibuat tidak berkutik. Serangannya selalu kandas dikaki pemain belakang PSBK. Bagi supporter mania PSBK, masih ada 2 pertandingan lagi yang dapat disaksikan di Stadion SUPRIJADI: - Kamis, 19 Juni 2008
- Selasa, 24 Juni 2008
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ricuh, warnai PSBI vs PERSEWANGI |
|
|
|
|
Ditulis oleh Blitarian
|
|
Tuesday, 03 June 2008 |
|
Kembali PSBI melibas tamunya dari Banyuwangi, yakni Persewangi dengan skor 2-0 membuat bangga warga Blitar. Pasukan Singo Lodro memakai kostum merah dengan variasi biru terlihat ngotot penuh semangat dihadapan para fans beratnya. Sementara Persewangi dengan kostum warna kuning secara umum tidak buruk. Bagaimanapun main di kandang lawan tentu juga mempengaruhi mental para pemain berkostum kuning itu.
Dilihat dari 'wayang' (postur tubuh) pemain persewangi dengan pemain PSBI memang perbedaannya cukup jauh. Boleh dibilang 7 dibanding 9. Sehingga dalam perebutan bola, pemain persewangi sering kali kalah. Meski begitu kegigihan persewangi dalam meladeni PSBI yang penuh semangat cukup di acungi jempol. Dari 2 gol yang tercipta, gol pertama terjadi di babak I dan gol yang kedua merupakan hadiah pinalti dari wasit setelah wasit melihat hand ball yang dilakukan oleh pemain belakang persewangi di daerah kotak pinalti.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 31 32 33 34 35 Selanjutnya > Akhir >>
|
| Results 218 - 224 of 245 |